8 Serial Drama Korea Netflix Terbaik Dengan Rating Paling Tinggi, Wajib Ada Dalam Daftar Tontonmu!

8 Serial Drama Korea Netflix Terbaik Dengan Rating Paling Tinggi, Wajib Ada Dalam Daftar Tontonmu!

Buat kamu pencinta drama Korea, Netflix bisa jadi tempat paling nyaman buat binge-watching tanpa henti. Tapi dari sekian banyak judul yang tersedia, nggak semuanya punya kualitas yang oke. Nah, kalau kamu lagi cari rekomendasi drama Korea Netflix terbaik dengan rating tinggi, artikel ini bisa jadi panduan kamu!

Berikut ini adalah 8 drama Korea terbaik di Netflix yang mendapat rating tinggi dari penonton dan kritikus. Siap-siap masukin ke daftar tontonan, ya!

1. Crash Landing on You (2019)

Rating: 9.0/10 (IMDb)

Drama ini udah kayak legenda modern di dunia K-drama. Crash Landing on You mengisahkan tentang Yoon Se-ri (Son Ye-jin), pewaris konglomerat Korea Selatan yang secara nggak sengaja terjatuh ke wilayah Korea Utara saat paralayang. Di sana, dia ketemu sama Kapten Ri Jeong-hyeok (Hyun Bin), tentara Korea Utara yang dingin tapi perhatian.

Kisah cinta lintas batas negara ini sukses bikin baper jutaan penonton di seluruh dunia. Chemistry Hyun Bin dan Son Ye-jin bukan cuma kuat di layar, tapi juga bikin mereka jadi pasangan sungguhan di dunia nyata (ya, walau sekarang udah jadi mantan, sih).

Drama ini punya paket lengkap: romantis, lucu, menegangkan, dan emosional. Wajib banget buat kamu yang suka drama dengan cerita unik dan penuh perasaan.

2. Reply 1988 (2015)

Rating: 9.1/10 (IMDb)

Buat kamu yang suka drama dengan nuansa nostalgia dan penuh kehangatan keluarga, Reply 1988 wajib banget masuk list. Berlatar tahun 1988, drama ini mengikuti kehidupan lima keluarga yang tinggal di lingkungan kecil di Seoul.

Nggak ada tokoh utama yang terlalu menonjol, karena setiap karakter punya porsi cerita yang seimbang. Mulai dari kisah persahabatan, cinta remaja, hingga hubungan anak dan orang tua semuanya dikemas dengan sangat natural dan menyentuh.

Selain jalan cerita yang kuat, akting para pemainnya juga juara. Belum lagi soundtrack-nya yang bikin hati adem. Drama ini bukan cuma menghibur, tapi juga bikin kamu kangen masa kecil.

3. Twenty-Five Twenty-One (2022)

Rating: 8.7/10 (IMDb)

Drama ini berhasil mencuri perhatian sejak episode pertama tayang. Twenty-Five Twenty-One bercerita tentang Na Hee-do (Kim Tae-ri), seorang atlet anggar muda yang punya semangat juang luar biasa, dan Baek Yi-jin (Nam Joo-hyuk), cowok yang hidupnya berubah drastis akibat krisis ekonomi Korea 1998.

Cerita mereka dibalut dengan nuansa coming-of-age yang manis, kadang lucu, kadang nyesek. Tapi justru di situ letak kekuatannya. Nggak semua kisah cinta harus berakhir bahagia, dan drama ini berhasil menyampaikan itu dengan sangat elegan.

Visualnya cantik, musiknya pas, dan karakter-karakter pendukungnya juga nggak kalah menarik.

4. Hospital Playlist (2020–2021)

Rating: 8.8/10 (IMDb)

Kalau kamu suka drama medis tapi dengan sentuhan slice of life yang hangat, Hospital Playlist adalah pilihan terbaik. Drama ini mengikuti lima dokter yang udah bersahabat sejak kuliah dan sekarang bekerja di rumah sakit yang sama.

Nggak cuma soal medis, drama ini juga ngasih banyak pelajaran hidup. Mulai dari pentingnya persahabatan, keluarga, sampai menerima kehilangan. Tiap episodenya selalu sukses bikin haru sekaligus ngakak.

Yang bikin drama ini beda dari drama medis lainnya adalah bagaimana kehidupan sehari-hari para tokohnya digambarkan dengan realistis dan dekat dengan penonton.

Slot bonus new member menjadi salah satu daya tarik utama bagi para pemain baru yang ingin merasakan sensasi bermain slot online tanpa harus mengeluarkan modal besar di awal. Dengan adanya bonus ini, pemain bisa mencoba berbagai jenis permainan, mengeksplorasi fitur-fitur unik slot, dan meningkatkan peluang menang sejak awal pendaftaran. Tidak hanya memberikan kesempatan lebih untuk bermain, slot bonus new member juga mempermudah pemula memahami mekanisme taruhan dan strategi sederhana, sehingga pengalaman bermain menjadi lebih menyenangkan dan menguntungkan. Banyak platform kini menawarkan promo ini sebagai bentuk sambutan khusus bagi anggota baru, menjadikannya pilihan tepat untuk memulai petualangan slot online.

5. Extraordinary Attorney Woo (2022)

Rating: 8.6/10 (IMDb)

Ini salah satu drama paling populer di tahun 2022 yang sukses viral hampir di seluruh dunia. Extraordinary Attorney Woo mengisahkan Woo Young-woo (Park Eun-bin), pengacara jenius dengan spektrum autisme.

Karakter Woo Young-woo sangat unik, lovable, dan bikin penonton terhubung secara emosional. Ceritanya ringan tapi punya makna yang dalam tentang penerimaan diri, diskriminasi, dan bagaimana dunia kerja memperlakukan orang dengan perbedaan.

Park Eun-bin tampil luar biasa dan berhasil membawakan karakternya dengan penuh empati. Nggak heran kalau drama ini banyak mendapat pujian, bahkan sampai dibuat versi internasionalnya.

6. The Glory (2022–2023)

Rating: 8.9/10 (IMDb)

The Glory adalah salah satu drama balas dendam paling dark tapi memuaskan. Dibintangi oleh Song Hye-kyo sebagai Moon Dong-eun, korban bullying berat yang merencanakan balas dendam terhadap para pelaku setelah bertahun-tahun.

Ceritanya intense dan penuh ketegangan. Song Hye-kyo tampil beda dari biasanya dan menunjukkan sisi aktingnya yang luar biasa. Nggak cuma soal dendam, drama ini juga membuka diskusi tentang trauma, healing, dan keadilan.

Baca Juga:
Sinopsis Drakor The Glory (2022-2023), Kisah Balas Dendam Korban Bullying Berat!

Dengan plot yang solid dan sinematografi yang mendukung nuansa kelam, The Glory jadi tontonan wajib buat kamu yang suka genre thriller atau psychological drama.

7. Vincenzo (2021)

Rating: 8.5/10 (IMDb)

Siapa bilang drama mafia nggak bisa lucu? Vincenzo membuktikan bahwa drama tentang mafia Italia yang datang ke Korea bisa dikemas dengan gaya yang unik dan menghibur.

Song Joong-ki memerankan Vincenzo Cassano, pengacara sekaligus consigliere mafia yang kembali ke Korea karena konflik internal. Tapi hidupnya berubah saat dia bertemu dengan penghuni gedung Geumga Plaza yang absurd tapi lovable.

Meski temanya kriminal dan balas dendam, drama ini banyak banget momen kocaknya. Kombinasi antara aksi, humor, dan drama menjadikan Vincenzo salah satu tontonan yang sulit dilupakan.

8. Kingdom (2019–2020)

Rating: 8.3/10 (IMDb)

Kalau kamu penggemar drama zombie dengan twist sejarah, Kingdom adalah pilihan terbaik. Berlatar era Joseon, drama ini menggabungkan kisah politik kerajaan dengan wabah zombie yang brutal.

Plotnya cepat, penuh misteri, dan bikin penasaran dari awal sampai akhir. Nggak ada waktu buat bosan karena tiap episode punya cliffhanger yang bikin nagih.

Visualnya keren, kostum dan setting-nya juga autentik banget. Drama ini juga jadi pembuka jalan untuk drama Korea bergenre thriller-horror yang serius tapi tetap berkualitas.

Nah, itu dia 8 drama Korea terbaik di Netflix yang punya rating tinggi dan layak banget buat kamu tonton. Nggak cuma populer, semua judul di atas punya kualitas cerita, akting, dan produksi yang solid.

Apapun genre favorit kamu romantis, thriller, slice of life, sampai zombie semuanya ada di daftar ini. Siap-siap aja begadang karena sekali nonton, susah berhenti!

Sinopsis Drakor The Glory (2022-2023), Kisah Balas Dendam Korban Bullying Berat!

Sinopsis Drakor The Glory (2022-2023), Kisah Balas Dendam Korban Bullying Berat!

Drakor The Glory adalah salah satu drakor paling fenomenal yang tayang di dua bagian: season pertama rilis pada akhir 2022, lalu di lanjutkan dengan season kedua pada Maret 2023. Dibintangi aktris papan atas Song Hye-kyo, drama ini sukses bikin penonton terhanyut dalam cerita gelap nan emosional tentang balas dendam yang terencana dengan sangat dingin.

Buat kamu yang penasaran atau belum sempat nonton, berikut ini sinopsis lengkap dan ulasan menarik seputar drakor The Glory.

Cerita Dibuka dengan Luka yang Tak Pernah Sembuh

The Glory bercerita tentang Moon Dong-eun, seorang perempuan yang sejak SMA mengalami kekerasan fisik dan psikologis yang sangat parah dari teman-teman sekelasnya. Bullying yang ia alami bukan sekadar ejekan biasa tubuhnya di pukul, disundut setrika, bahkan dilecehkan. Trauma ini meninggalkan luka mendalam yang terus menghantuinya sampai dewasa.

Dong-eun, yang di perankan dengan sangat kuat oleh Song Hye-kyo, akhirnya memutuskan untuk keluar dari sekolah. Namun, dia tidak menyerah. Sejak saat itu, satu hal yang terus dia rancang dalam pikirannya: balas dendam.

Rencana Balas Dendam yang Dingin dan Matang

Berbeda dengan cerita balas dendam yang penuh aksi brutal, The Glory menyajikan strategi yang pelan tapi pasti. Dong-eun menjalani hidupnya dengan satu tujuan membalas semua orang yang telah menyakitinya, bukan hanya pelaku utama, tapi juga mereka yang membiarkan kekerasan itu terjadi.

Ia belajar keras, kuliah menjadi guru, dan secara perlahan mendekati target utama: Park Yeon-jin (di perankan oleh Lim Ji-yeon), si ratu sekolah yang kini jadi presenter cuaca terkenal dan hidup bahagia dengan suami kaya dan anak manis.

Rencana Dong-eun benar-benar terorganisir. Dia bahkan menjadi guru wali kelas dari anak Yeon-jin menjadikan dirinya bagian dari keluarga musuh. Ini bukan balas dendam yang sekadar emosi sesaat, tapi sudah menjadi misi hidup.

Karakter yang Kuat dan Relatable

Salah satu kekuatan The Glory ada di karakterisasi yang mendalam. Penonton di ajak memahami alasan setiap karakter bertindak, bahkan si penjahat sekalipun. Yeon-jin sebagai pelaku utama bullying digambarkan sebagai pribadi licik, manipulatif, dan haus kekuasaan. Namun, latar belakang dan kehidupannya juga di eksplorasi.

Sementara itu, karakter Moon Dong-eun justru tidak selalu tampil sebagai korban suci. Dia keras, dingin, bahkan terlihat sedikit gila oleh orang-orang di sekitarnya. Tapi di balik itu, penonton bisa merasakan penderitaan dan rasa sakit yang membuatnya seperti itu.

Tokoh-tokoh pendukung juga nggak kalah penting, seperti Joo Yeo-jeong (di perankan oleh Lee Do-hyun), dokter tampan yang jatuh cinta pada Dong-eun dan kemudian memilih ikut membantunya dalam misi balas dendam. Ia juga punya latar belakang kelam tersendiri yang bikin ceritanya makin kompleks.

Realitas Kelam Dunia Sekolah

Yang bikin The Glory terasa begitu relate dan emosional adalah penggambaran bullying yang sangat nyata dan mengerikan. Ini bukan sekadar drama remaja biasa. Adegan-adegan kekerasan yang di tampilkan sangat intens sampai membuat beberapa penonton merasa nggak nyaman.

Namun justru inilah yang menjadi kekuatan utama drama ini. Penulis naskah Kim Eun-sook (yang sebelumnya di kenal lewat drama romantis seperti Descendants of the Sun) mengambil langkah berani untuk mengangkat isu kekerasan sekolah yang sering di abaikan.

Lewat The Glory, kita di ajak menyadari betapa pentingnya keadilan bagi para korban, dan betapa dunia seringkali membiarkan pelaku hidup bebas tanpa rasa bersalah sedikit pun.

Alur Cerita yang Pelan Tapi Mematikan

Banyak yang bilang The Glory terasa lambat di awal. Tapi justru itulah gaya khasnya. Setiap adegan punya arti, setiap dialog punya makna tersembunyi. Dong-eun tidak buru-buru membalas dendam ia ingin semua musuhnya merasakan ketakutan, kehilangan, dan kehancuran seperti yang dulu dia alami.

Season pertama lebih banyak fokus pada membangun rencana dan memperkenalkan karakter. Baru di season kedua, semuanya mulai terbuka satu per satu. Plot twist bermunculan, konflik semakin panas, dan emosi penonton benar-benar di aduk.

Visual dan Atmosfer yang Gelap Tapi Estetik

Secara visual, The Glory di sutradarai dengan tone yang dingin dan penuh bayangan. Ini bukan sekadar pilihan gaya, tapi benar-benar mencerminkan emosi karakter utama. Tidak banyak warna-warna cerah, semua di buat suram dan tajam membuat penonton tenggelam dalam dunia penuh luka dan trauma.

Musiknya juga mendukung banget. Soundtrack-nya bukan tipe lagu romantis seperti di drakor biasanya, tapi lebih ke arah instrumental yang menegangkan dan menghantui.

Baca Juga:
12 Film Romantis Klasik yang Wajib Ditonton Generasi Muda

Penerimaan Penonton dan Kritikus

Saat tayang, The Glory langsung jadi perbincangan hangat, bukan hanya di Korea tapi juga secara global. Banyak yang memuji akting Song Hye-kyo yang keluar dari zona nyamannya. Biasanya di kenal sebagai bintang drama romantis, kini ia tampil sebagai sosok dingin dan penuh dendam dan berhasil!

Lim Ji-yeon juga menuai pujian besar karena berhasil membuat penonton benar-benar membenci karakternya. Chemistry antara Song Hye-kyo dan Lee Do-hyun pun bikin banyak penonton baper, meski kisah cinta mereka terasa pahit.

The Glory: Lebih dari Sekadar Balas Dendam

Meski inti ceritanya adalah balas dendam, The Glory sebenarnya lebih dari itu. Ini adalah kisah tentang perjuangan mencari keadilan, tentang trauma masa lalu yang nggak bisa di hapus begitu saja, dan tentang bagaimana luka bisa membentuk seseorang.

Drama ini juga jadi refleksi sosial yang tajam bahwa dunia kadang lebih peduli pada penampilan luar daripada luka batin seseorang. Dan bahwa diamnya orang-orang di sekitar bisa sama jahatnya dengan pelaku kekerasan itu sendiri.

Akhir Cerita yang Bikin Dada Sesak

Tanpa spoiler berlebihan, bisa di bilang akhir dari The Glory cukup memuaskan. Penonton di suguhi penutup yang emosional, adil, tapi juga tidak berlebihan. Tidak semua orang mendapatkan “happy ending” dalam arti umum, tapi setiap karakter mendapatkan apa yang pantas mereka terima.

Kamu yang suka cerita penuh psikologi, drama yang kelam tapi bermakna, wajib banget nonton The Glory. Tapi siap-siap juga mentalnya karena ini bukan tontonan ringan, dan mungkin bakal membuatmu berpikir panjang setelah menontonnya.

Fakta Menarik Seputar The Glory

  • Song Hye-kyo benar-benar melakukan transformasi akting besar-besaran di sini. Banyak yang bilang ini adalah peran terbaiknya sepanjang karier.

  • Lim Ji-yeon juga sukses meraih penghargaan karena perannya sebagai tokoh antagonis yang sangat meyakinkan.

  • Drama ini di tulis oleh Kim Eun-sook, yang sebelumnya di kenal lewat drama-drama populer seperti Goblin dan Mr. Sunshine. Ini adalah drama pertamanya dengan genre balas dendam yang gelap.

  • Banyak penonton yang setelah menonton Drakor The Glory, menjadi lebih sadar dan peduli terhadap isu bullying di sekolah.

Kalau kamu sedang cari drakor yang nggak biasa, punya alur cerita kuat, dan meninggalkan bekas setelah menonton, The Glory jelas jadi pilihan yang tepat. Tapi sekali lagi, ini bukan tontonan yang ringan. Pastikan kamu siap secara emosional, karena ceritanya benar-benar menyayat hati dan bisa jadi bikin kamu ikut merasa marah.

Film Romantis Klasik

12 Film Romantis Klasik yang Wajib Ditonton Generasi Muda

Film romantis klasik selalu punya pesona tersendiri karena menghadirkan cerita cinta yang sederhana tapi mendalam. Selain itu, akting para aktor legendaris dan alur cerita yang kuat membuat penonton bisa merasakan emosi karakter dengan intens.

Dengan kata lain, menonton film romantis klasik bukan hanya hiburan, tetapi juga pelajaran tentang cinta, pengorbanan, dan hubungan antar manusia.

1. Casablanca (1942)

Casablanca adalah salah satu film romantis klasik paling legendaris sepanjang masa. Selain itu, kisah cinta antara Rick dan Ilsa di tengah Perang Dunia II menghadirkan drama dan pengorbanan yang mendalam.

Sebagai contoh, adegan perpisahan di bandara membuat penonton merasakan emosi yang kuat. Dengan demikian, Casablanca tetap menjadi film romantis klasik yang wajib ditonton generasi muda.

2. Breakfast at Tiffany’s (1961)

Film ini menampilkan kisah cinta dan pencarian identitas Holly Golightly di New York. Selain itu, karakter ikonik Holly yang modis dan bebas menambah daya tarik cerita.

Dengan kata lain, film romantis klasik ini mengajarkan tentang cinta, persahabatan, dan pentingnya mengenali diri sendiri.

3. Roman Holiday (1953)

Roman Holiday menghadirkan kisah putri kerajaan yang melarikan diri untuk mengalami kehidupan normal. Selain itu, hubungan dengan seorang wartawan membuat cerita ini penuh momen lucu dan romantis.

Sebagai contoh, adegan naik Vespa keliling Roma menjadi simbol romantisme yang tak lekang oleh waktu. Dengan demikian, film ini menjadi salah satu film romantis klasik yang selalu dirindukan.

4. Gone with the Wind (1939)

Film ini mengangkat kisah cinta Scarlett O’Hara dan Rhett Butler di masa Perang Saudara Amerika. Selain itu, konflik emosional dan pengorbanan karakter membuat cerita ini epik dan mengharukan.

Dengan kata lain, film romantis klasik ini tetap relevan karena mengajarkan tentang cinta yang kompleks dan keteguhan hati.

Baca Juga: 10 Film Fantasi Terbaik yang Penuh Imajinasi

5. An Affair to Remember (1957)

An Affair to Remember bercerita tentang pasangan yang jatuh cinta di kapal pesiar dan berjanji bertemu enam bulan kemudian. Selain itu, alur cerita yang penuh rintangan membuat film ini romantis dan emosional.

Dengan demikian, film ini termasuk film romantis klasik yang wajib ditonton untuk merasakan kisah cinta yang elegan dan menyentuh hati.

6. The Sound of Music (1965)

Meskipun banyak adegan musikal, kisah cinta Maria dan Kapten von Trapp menghadirkan nuansa romantis yang hangat. Selain itu, latar Austria yang indah menambah pesona visual.

Dengan kata lain, film romantis klasik ini cocok untuk generasi muda yang ingin merasakan cinta dengan cara yang manis dan menyenangkan.

7. It Happened One Night (1934)

Film ini menceritakan kisah seorang pewaris kaya yang kabur dari keluarganya dan bertemu dengan wartawan. Selain itu, dinamika komedi romantis membuat cerita tetap segar meski sudah klasik.

Sebagai contoh, adegan ikonik mereka menyeberangi jalan sambil hujan menjadi simbol romansa legendaris.

8. West Side Story (1961)

West Side Story adalah adaptasi modern dari Romeo dan Juliet dengan latar New York. Selain itu, konflik antar geng dan kisah cinta Tony dan Maria menghadirkan drama dan musik yang memukau.

Dengan kata lain, film romantis klasik ini menggabungkan cinta, konflik sosial, dan musik dalam satu paket yang memikat.

9. Sabrina (1954)

Sabrina adalah kisah cinta segitiga antara Sabrina, David, dan Linus. Selain itu, karakter Sabrina yang lugu namun menawan membuat cerita ini menarik dan penuh pesona.

Sebagai contoh, transformasi Sabrina dari gadis biasa menjadi wanita elegan menambah daya tarik romantisme.

10. Doctor Zhivago (1965)

Film ini mengangkat kisah cinta Yuri dan Lara di tengah Revolusi Rusia. Selain itu, konflik politik dan latar sejarah memberikan kedalaman emosional yang kuat.

Dengan kata lain, Doctor Zhivago adalah film romantis legendaris yang mengajarkan tentang cinta yang bertahan di tengah kesulitan.

11. Love Story (1970)

Love Story terkenal dengan adegan-adegan emosional yang membuat penonton menangis haru. Selain itu, kisah cinta Oliver dan Jenny menekankan pengorbanan dan kesetiaan.

Sebagai contoh, dialog legendaris “Love means never having to say you’re sorry” tetap dikenang generasi demi generasi.

12. The Philadelphia Story (1940)

Film ini bercerita tentang cinta segitiga antara Tracy, Dexter, dan C.K. Dexter. Selain itu, alur cerita yang cepat dan dialog cerdas membuat film ini menyenangkan sekaligus romantis.

Dengan kata lain, film romantis klasik ini menunjukkan bahwa cinta bisa kompleks namun tetap menghibur.

Film Fantasi Terbaik

10 Film Fantasi Terbaik yang Penuh Imajinasi

Film fantasi punya daya tarik yang nggak bisa digantikan genre lain. Mereka mengajak penonton masuk ke dunia penuh keajaiban, makhluk magis, dan petualangan yang melampaui batas logika. Dari cerita dongeng klasik hingga kisah modern, selalu ada ruang buat imajinasi liar berkembang. Itulah kenapa banyak orang menganggap film fantasi terbaik bukan sekadar hiburan, tapi juga pelarian indah dari realitas sehari-hari.

1. The Lord of the Rings Trilogy (2001–2003)

Kalau ngomongin film fantasi, seri The Lord of the Rings pasti langsung masuk daftar. Peter Jackson berhasil menghidupkan dunia Middle-earth karya J.R.R. Tolkien dengan luar biasa. Dari pertempuran epik, cincin sakti, sampai persahabatan yang bikin haru, semuanya diramu jadi mahakarya.
Nggak heran kalau trilogi ini disebut banyak orang sebagai film fantasi terbaik sepanjang masa dan jadi standar emas dalam dunia perfilman.

2. Harry Potter Series (2001–2011)

Sulit rasanya nggak memasukkan Harry Potter ke daftar ini. Film yang diadaptasi dari novel J.K. Rowling ini berhasil menciptakan dunia sihir yang begitu detail dan memikat. Hogwarts, Quidditch, hingga pertarungan melawan Voldemort, semuanya bikin penonton merasa tumbuh bersama karakter-karakternya.
Buat banyak orang, Harry Potter bukan cuma film fantasi, tapi juga kenangan masa kecil yang penuh keajaiban.

3. Pan’s Labyrinth (2006)

Karya Guillermo del Toro ini adalah contoh film fantasi yang gelap sekaligus memukau. Berlatar Spanyol era perang saudara, kisah Ofelia yang bertemu makhluk-makhluk magis terasa begitu emosional.
Film ini membuktikan kalau film fantasi terbaik nggak selalu penuh warna cerah, tapi juga bisa menyelipkan kritik sosial dan emosi mendalam lewat simbolisme magis yang bikin merinding.

4. The Chronicles of Narnia Series (2005–2010)

Masuk ke lemari dan tiba-tiba berada di dunia lain? The Chronicles of Narnia menawarkan kisah fantasi klasik yang di gemari banyak orang. Dari Aslan sang singa bijaksana, White Witch yang kejam, hingga petualangan keluarga Pevensie, semuanya terasa magis.
Narnia adalah bukti betapa fantasi bisa jadi jembatan antara dunia nyata dan dunia dongeng.

Baca Juga: Sinopsis Film Mama (2023): Kisah 2 Anak yang Dibesarkan Hantu di Hutan

5. Alice in Wonderland (2010)

Disutradarai Tim Burton, film ini membawa kembali kisah klasik Lewis Carroll dengan visual yang unik dan penuh warna. Karakter-karakter ikonik seperti Mad Hatter, Cheshire Cat, dan Queen of Hearts tampil dengan gaya yang khas.
Film ini membuktikan kalau imajinasi memang nggak ada batasnya. Dunia aneh dan indah yang di tampilkan jadi alasan kenapa film ini layak di sebut salah satu film fantasi terbaik modern.

6. Spirited Away (2001)

Film animasi garapan Studio Ghibli ini sering di sebut sebagai salah satu karya terbaik sepanjang masa. Kisah Chihiro yang terjebak di dunia roh penuh dengan makhluk aneh tapi memesona.
Dengan visual yang indah dan pesan moral yang kuat, Spirited Away bukan cuma untuk anak-anak, tapi juga orang dewasa yang butuh perjalanan fantasi penuh makna.

7. Stardust (2007)

Film ini mungkin nggak sepopuler Harry Potter atau Lord of the Rings, tapi Stardust punya pesona unik. Kisah tentang bintang jatuh yang berubah jadi wanita cantik membawa penonton ke dalam petualangan penuh sihir, cinta, dan bahaya.
Kombinasi humor, romansa, dan dunia fantasi menjadikan film ini underrated tapi tetap pantas masuk ke daftar film fantasi terbaik.

8. Doctor Strange (2016)

Dari jagat Marvel, Doctor Strange menghadirkan fantasi yang memadukan dunia superhero dengan seni sihir. Visual efeknya benar-benar memanjakan mata, penuh dimensi aneh dan mind-bending.
Film ini menunjukkan kalau fantasi modern bisa berpadu dengan teknologi canggih, menghadirkan pengalaman sinematik yang segar.

9. The Shape of Water (2017)

Film fantasi romantis ini berhasil memenangkan Oscar sebagai Best Picture. Ceritanya tentang kisah cinta tak biasa antara seorang wanita bisu dengan makhluk amfibi misterius.
Uniknya, film ini nggak hanya soal fantasi, tapi juga soal kesepian, cinta, dan penerimaan. Fakta bahwa cerita yang “aneh” ini bisa di terima luas membuatnya layak jadi salah satu film fantasi terbaik versi modern.

10. Avatar (2009)

James Cameron membawa penonton ke dunia Pandora yang spektakuler dengan visual revolusioner. Makhluk Na’vi, hutan bioluminescent, dan cerita tentang harmoni dengan alam membuat film ini sangat ikonik.
Selain teknologi canggih, Avatar juga punya pesan mendalam soal lingkungan. Ini membuatnya lebih dari sekadar tontonan fantasi, tapi juga pengingat akan pentingnya menjaga bumi.